Tampilkan postingan dengan label Inisiasi Menyusui Dini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inisiasi Menyusui Dini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Desember 2010

Bahan Rujukan Informasi Penting yang Berkaitan dengan Perilaku ASI Eksklusif

 
1.  Apa yang dimaksud dengan ASI Eksklusif ?

Yang dimaksud dengan ASI Eksklusif yaitu perilaku dimana hanya memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 (enam) bulan.

2.         Apa yang dimaksud dengan kolostrum ?
Kolostrum (susu pertama) adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama setelah bayi lahir (4-7 hari), berwarna kekuning-kuningan dan lebih kental karena mengandung banyak vitamin A, protein dan zat kekebalan yang penting untuk kesehatan bayi.

3.         Apa manfaat kolostrum bermanfaat bagi kesehatan bayi ?
Kolostrum sangan bermanfaat bagi kesehatan bayi karena dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare, dan membantu pengeluaran mekonium, yaitu kotoran bayi pertama yang berwarna hitam kehijauan.

4.         Mengapa menyusui selalu dianjurkan dan apa manfaat pemberian ASI ?
Karena ASI makanan yang lengkap zat gizinya bagi bayi.

Manfaat ASI:
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi
ASI mengandung zat gizi berkualitas tinggi, berguna untuk kecerdasan dan pertumbuhan.
ASI mengandung asam amino essensial yang sangat penting untuk meningkatkan jumlah sel otak bayi (berkaitan dengan kecerdasan bayi), terutama sampai usia bayi 6 bulan. Bila pada periode tersebut terjadi kekurangan gizi, akan terjadi penurunan jumlah sel otak sebanyak 15-20%.
ASI mengandung zat kekebalan, melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi
ASI selalu aman dan bersih
ASI tidak pernah basi
ASI mempunyai suhu yang tepat, sehingga dapat langsung diberikan kepada bayi setiap saat
ASI mengandung zat antibodi sehingga menghindarkan bayi dari alergi dan diare

Manfaat menyusui:
Lebih mudah pemberiannya (ekonomis dan praktis)
Menyusui mempererat hubungan kasih sayang antara ibu dan anak
Menyusui dapat menjarangkan kelahiran (cara alamiah penunjang KB) jika bayi disusui hanya ASI saja selama 6 bulan pertama, tanpa diselingi makanan lainnya
Menghindarkan ibu dari kemungkinan timbulnya kanker payudara
Uterus cepat pulih
Ibu lebih sehat dan bayi tidak kegemukan
Mencegah timbulnya Diabetes Millitus pada masa bayi/anak-anak
Interaksi antara ibu dan bayi yang penting untuk perkembangan kejiwaan/mental anak


5.         Apakah yang dimaksud dengan makanan pralakteal ?
Makanan pralakteal adalah makanan dan minuman yang diberikan kepada bayi sebelum ASI keluar. Jenis-jenis makanan minuman tersebut a.l: air kelapa, air tajin, madu, pisang, nasi yang dikunyah oleh ibunya, pepaya, dll.

6.         Mengapa pemberian makanan dan minuman pralakteal berbahaya bagi bayi ?
Pemberian makanan dan minuman pralateal berbahaya bagi bayi karena:
Saluran pencernaan bayi belum cukup kuat untuk mencernakan makanan atau minuman selain ASI
Makanan atau minuman lain sering mengandung kuman yang bisa membuat bayi sakit

Jadi tidak boleh memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi selain ASI sampai dengan usia 6 bulan, agar pertumbuhan dan kesehatan bayi tetap terjaga baik.

7.         Mengapa hanya ASI saja yang diberikan kepada bayi sejak lahir hingga umur 6 bulan:
ASI saja cukup. Pada periode usia bayi 0-6 bulan, kebutuhan gizi bayi baik kualitas maupun kuantitas terpenuhi dari ASI saja, tanpa harus diberikan makanan ataupun minuman lainnya
Pemberian makanan lain akan mengganggu produksi ASI dan mengurangi kemampuan bayi untuk menghisap. Daya cerna bayi hanya cocok untuk ASI
Zat kekebalan dalam ASI maksimal dan dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi
Asam lemak esensial dalam ASI bermanfaat untuk pertumbuhan otak, sehingga merupakan dasar perkembangan kecerdasan bayi dikemudian hari

8.         Kapan ibu mulai menyusui bayinya ?
Ibu harus menyusui bayinya sesegera mungkin yaitu pada periode 30 menit setelah bayi lahir, karena daya hisap bayi pada saat itu paling kuat
Sentuhlah mulut dengan puting, sehingga bayi terangsang untuk menghisap, meskipun ASI belum keluar. Melalui perlekatan antara ibu dan bayi, perlakuan tersebut akan mempercepat proses pengeluaran ASI
Hisapan bayi akan merangsang keluarnya ASI.

9.         Berapa lama ibu harus menyusui bayinya ?
Susuilah bayi sesering mungkin sesuai dengan kebutuhan bayi
Menyusui dilakukan secara bergantian antara kedua payudara sampai kosong hingga bayi tenang dan puas, biasanya + 10 menit.

10.     Bagaimana cara menghentikan bayi menyusui ?
Menghentikan bayi menyusui dapat dilakukan dengan cara:
Bila bayi selesai disusui tapi mulutnya masih melekat pada puting susu ibu, dapat dilakukan dengan menekan sudut mulut bayi dengan salah satu jari dan bayi akan melepas puting dengan perlahan.

11.     Bagaimana cara menyendawakan bayi setalah disusui ?
Menyendawakan bayi dapat dilakukan dengan cara: Meletakkan bayi pada bahu ibu atau telungkup sampai bersendawa.

12.     Bagaimana cara meningkatkan produksi ASI ?
Cara meningkatkan produksi ASI dapat dilakukan dengan hal-hal sebagai berikut:
Melakukan persiapan menyusui saat ibu sedang hamil
Susuilah bayi segera setalah bayi lahir
Susuilah bayi sesering mungkin. Semakin sering bayi menghisap puting susu, semakin banyak ASI yang keluar
Susuilah bayi dari kedua payudara yang kiri dan kanan secara bergantian pada setiap kali menyusui
Jangan memberikan makanan dan minuman lain selain ASI sampai dengan usia bayi 6 bulan.

13.     Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan menyusui ?
Keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor sbb:
Ibu harus yakin bahwa mampu menyusui
Ibu cukup minum (8-12 gelas/hari) dan makan lebih banyak makanan bergizi. Usahakan makan 2 kali lebih banyak dari pada biasanya dan makan makanan yang segar dan bervariasi setiap hari
Ibu dalam keadaan pikiran yang tenang, tentram dan santai
Perhatikan cara meletakkan bayi dan melekatkan puting pada mulut bayi dengan benar
Makin sering payudara dihisap bayi, makin banyak produksi ASI
Pengertian dan dukungan keluarga, terutama dari suami sangat penting

14.     Apa yang dimaksud dengan laktasi ?
Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui, mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi mengisap dan menelan ASI

15.     Bagaimana cara menyusui yang baik dan benar ?
Cara menyusui yang baik dan benar dapat dilakukan sbb:
Sebelum menyusui, sebaiknya ibu mencuci tangan terlebih dahulu
Bersihkan puting susu dengan air hangat, kemudian dilap dengan kain yang bersih
Letakkan kepala bayi pada lengkung siku dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan (lihat gambar pada lampiran)
Perut bayi menempel pada badan ibu, telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
Waktu mulai menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan keempat jari, dan ibu jari diletakkan di bagian atas payudara
Setuhkan puting pada bibir atau pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar
Masukkan seluruh puting dan sebahagian lingkaran di sekitar puting (areola) ke mulut bayi
Ibu dan bayi harus berada dalam keadaan santai, tenang dan nyaman

16.     Bagaimana cara menyimpan ASI ?
ASI dapat disimpan dalam wadah yang bersih (steril), tertutup dan dapat tahan sampai:  6 jam pada suhu kamar. Sebelum diberikan kepada bayi dengan sendok atau gelas, ASI dapat dihangatkan dengan merendam wadah ASI dalam mangkok atau panci berisi air hangat/panas.

17.     Bagaimana cara mengatasi puting datar dan terbenam ?
Puting datar dan terbenam dapat diatasi dengan cara:
Setiap selesai mandi pada periode kehamilan di atas 7 bulan, puting susu ditarik-tarik sampai menonjol atau dengan bantuan pompa susu. Setelah lahir, penarikan puting susu jangan dilakukan berlebihan.

18.     Bagaimana cara mengatasi puting lecet dan nyeri ?
Untuk mengatasi puting lecet dan nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:
Mulai menyusui pada puting yang tidak lsakit
Susi sebelum bayi sangat lapar
Jangan membersihkan puting susu dengan sabun atau alkohol
Perbaiki posisi bayi pada saat menyusui
Perhatikan cara melepas mulut bayi dari puting
Keluarkan sedikit ASI untuk dioleskan pada puting selesai menyusui
Biarkan puting kering sebelum memakai BH
Bila lecet tidak sembuh dalam 1 minggu, rujuk ke Puskesmas
Usahakan bayi menghisap sampai aerola

19.     Bagaimana cara mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri ?
Untuk mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:
Susuilah bayi setiap kali meminta
Keluarkan ASI dengan pompa atau tangan
Untuk mengurangi rasa sakit, kompres dengan air hangat
Perbaiki cara meletakkan bayi (tubuh bayi menghadap perut ibu) dan cara meletakkan bayi (letak mulut pada areola).

20.     Bagaimana cara menyapih yang baik ?
Kurangi frekuensi menyusui secara bertahap
Tambah frekuensi makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dan makanan selingan
Jadwal menyusui terakhir, pada malam hari dihentikan
Tetap berikan perhatian dan kasih sayang
Menyapih sebaiknya di mulai pada masa anak berusia diatas 2 tahun.

Sumber : 

BUKU PETUNJUK PELAKSANAAN PENINGKATAN ASI EKSKLUSIF bagi Petugas Puskesmas,  Dirjen Binkesmas, Dit.Bina Gizi Masyarakat, Depkes, Jakarta, 1997.

Baca Juga :
Undang-undang Pemberian ASI Eksklusif
Tahap-tahap Dalam Inisiasi Menyusui Dini

Sabtu, 25 Desember 2010

Tahap-tahap dalam Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

  1. Dalam proses melahirkan, ibu disarankan untuk mengurangi/tidak menggunakan obat kimiawi. Jika Ibu menggunakan obat kimiawi terlalu banyak, dikhawatirkan akan terbawa ASI ke bayi yang nantinya akan menyusu dalam proses IMD.
  2. Para petugas kesehatan yang membantu Ibu menjalani proses melahirkan, akan melakukan kegiatan penanganan kelahiran seperti biasanya. Begitu pula jika ibu harus menjalani operasi caesar.
  3. Setelah lahir, bayi secepatnya dikeringkan seperlunya tanpa menghilangkan vernix (kulit putih) yang berfungsi menyamankan kulit bayi.
  4. Bayi kemudian ditengkurapkan di dada atau perut ibu, dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Untuk mencegah bayi kedinginan, kepala bayi dapat dipakaikan topi. Kemudian, jika perlu, bayi dan ibu diselimuti.
  5. Bayi yang ditengkurapkan di dada atau perut ibu, dibiarkan untuk mencari sendiri puting susu ibunya (bayi tidak dipaksakan ke puting susu). Pada dasarnya, bayi memiliki naluri yang kuat untuk mencari puting susu ibunya.
  6. Saat bayi dibiarkan untuk mencari puting susu ibunya, ibu perlu didukung dan dibantu untuk mengenali perilaku bayi sebelum menyusu. Posisi ibu yang berbaring mungkin tidak dapat mengamati dengan jelas apa yang dilakukan oleh bayi.
  7. Bayi dibiarkan tetap dalam posisi kulitnya bersentuhan dengan kulit ibu sampai proses menyusu pertama selesai.
  8. Setelah selesai menusu awal, bayi baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, dicap, diberi vitamin K dan tetes mata.
  9. Ibu dan bayi tetap bersama dan dirawat gabung. Rawat gabung memungkinkan ibu menyusu bayinya kapan saja si bayi menginginkannya, karena kegiatan menyusu tidak boleh dijadwal. Rawat gabung juga akan meningkatkan ikatan batin antara ibu dengan bayinya, bayi jadi jarang menangis karena selalu merasa dekat dengan ibu, dan selain itu dapat memudahkan ibu untuk beristirahat dan menyusui.
Baca juga :
Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Stop Susu Formula Buat Bayi ! 

Minggu, 28 November 2010

Inisiasi Menyusui Dini (IMD)


Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah suatu kegiatan bertujuan untuk memberikan ASI pada bayi yang baru lahir sesegera mungkin, di bawah waktu 1 jam setelah kelahiran, yang berorientasi pada keaktifan si bayi yang diletakkan pada perut ibunya dan akan mencari sendiri puting susu ibunya.


IMD akan sangat membantu dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif dan lama menyusui. Dengan demikian, bayi akan terpenuhi kebutuhannya hingga usia 2 tahun, dan mencegah anak kurang gizi.

Pemerintah Indonesia mendukung kebijakan WHO dan Unicef yang merekomendasikan IMD sebagai tindakan 'penyelamat kehidupan', karena IMD dapat menyelamatkan 22 persen dari bayi meninggal sebelum usia satu bulan.

Ibu Ani Yudhoyono, dalam suatu acara mengatakan : "Menyusui satu jam pertama kehidupan yang diawali dengan kontak kulit antara ibu dan bayi dinyatakan sebagai indikator global. Ini merupakan hal baru bagi Indonesia, dan merupakan program pemerintah, sehingga diharapkan semua tenaga kesehatan di semua tingkatan pelayanan kesehatan baik swasta, maupun masyarakat dapat mensosialisasikan dan melaksanakan mendukung suksesnya program tersebut, sehingga diharapkan akan tercapai sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
Baca juga :

Sabtu, 27 November 2010

Undang-undang pemberian ASI eksklusif

Jika istri Anda saat ini sedang hamil dan bersiap untuk melahirkan buah hati Anda, dan Anda mempunyai niat agar istri Anda tidak memberikan ASInya kepada bayi Anda nantinya dengan berbagai alasan, maka Anda harus mengurungkan niat Anda tersebut. Karena dalam Undang-undang Kesehatan No. 36 tahun 2009,pasal 200 tertulis, bahwa : Setiap orang yang dengan sengaja menghalangi program pemberian air susu ibu eksklusif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
 
Dalam UU Kesehatan No. 36 tahun 2009 ini, pemberian ASI eksklusif sangat dilindungi, terbukti dengan adanya 3 pasal yang mengatur tentang pemberian ASI, salah satunya pasal di atas yang mengatur tentang ancaman pidana bagi mereka yang menghalangi ibu melakukan program asi eksklusif.

Dua pasal lainnya adalah :

Pasal 128
  1. Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis.
  2. Selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus.
  3. Penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan tempat sarana umum.
Pasal 129
  1. Pemerintah bertanggung jawab menetapkan kebijakan dalam rangka menjamin hak bayi untuk mendapatkan air susu ibu secara eksklusif.
  2. Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Saat ini Peraturan Pemerintah sebagai perturan pelaksanaannya sedang diproses dan diharapakan disosialisasikan pada akhir tahun 2010 ini.


Peraturan ini juga akan menjerat pelaku yang telah melakukan suatu tindakan yang dianggap mengahalangi pemberian ASI eksklusif pada bayi. Suatu praktek pemasaran Susu Formula Pengganti ASI yang banyak terjadi pada rumah sakit-rumah sakit, klinik dan bidan praktek, merupakan suatu kegiatan yang dapat digolongakan melanggar undang-undang ini, apabila terdapat pihak yang melaporkan disertai bukti-bukti kegiatan tersebut.
Baca juga :