Tampilkan postingan dengan label cara menurunkan berat badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara menurunkan berat badan. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Idealkah Berat badan Anda? IMT SEBAGAI ALAT PEMANTAU BERAT BADAN

Dengan IMT akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan normal, kurus atau gemuk. Penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan.

Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:

             Berat Badan (Kg)
IMT = -------------------------------------------------------
             Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)


Batas ambang IMT ditentukan dengan merujuk ketentuan FAO/WHO, yang membedakan batas ambang untuk laki-laki dan perempuan. Disebutkan bahwa batas ambang normal untuk laki-laki adalah: 20,1–25,0; dan untuk perempuan adalah : 18,7-23,8. Untuk kepentingan pemantauan dan tingkat defesiensi kalori ataupun tingkat kegemukan, lebih lanjut FAO/WHO menyarankan menggunakan satu batas ambang antara laki-laki dan perempuan. Ketentuan yang digunakan adalah menggunakan ambang batas laki-laki untuk kategori kurus tingkat berat dan menggunakan ambang batas pada perempuan untuk kategorigemuk tingkat berat. Untuk kepentingan Indonesia, batas ambang dimodifikasi lagi berdasarkan pengalam klinis dan hasil penelitian dibeberapa negara berkembang. Pada akhirnya diambil kesimpulan, batas ambang IMT untuk Indonesia adalah sebagai berikut:

Kategori IMT
Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0 Kekurangan berat badan tingkat ringan 17,0 – 18,4 Normal 18,5 – 25,0 Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan 25,1 – 27,0 Kelebihan berat badan tingkat berat > 27,0


Jika seseorang termasuk kategori :
1. IMT < 17,0: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK) berat.
2. IMT 17,0 – 18,4: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan.

Baca juga :
Cara Menurunkan Berat Badan yang Dianjurkan
Cara Menurunkan Berat Badan yang Tidak Dianjurkan

Minggu, 05 Desember 2010

Cara Menurunkan Berat Badan Yang Tidak Dianjurkan

Salam Sahabat Promosi Gizi, jika postingan sebelumnya mengenai cara menurunkan berat badan yang dianjukan, untuk postingan kali ini mengenai Cara Menurunkan Berat Badan yang Tidak Dianjurkan. Tertarik? Oke, silahkan saja dibaca di bawah ini....

·        Mengurangi jumlah konsumsi makanan sehari –hari secara drastis sehingga mengakibatkan pusing, lemas, keringat dingin atau gejala lainnya yang membahayakan kesehatan.
·        Menurunkan berat badan secara cepat, lebih dari 2 kg perbulan.
·        Mengandalkan makanan formula saja untuk menurunkan berat badan.
·        Menggunakan obat-obatan atau bahan penurun berat badan tanpa pengawasan tenaga medis. Beberapa obat dan bahan tersebut hanya menurunkan berat badan sementara dengan mengeluarkan cairan tubuh.

Baca juga :
Idealkah Berat Badan Anda IMT sebagai Alat Pengukur Berat Badan 
Cara Menurunkan Berat Badan yang Tidak Dianjurkan

Sabtu, 04 Desember 2010

Cara Menurunkan Berat Badan Yang Dianjurkan

Halo Sahabat Promosi Gizi, mungkin banyak di antara kita masih memiliki berat badan yang lebih dari standar berat badan yang ideal, mungkin banyak dari Anda yang telah mencoba melakukan berbagai cara auntuk menurunkan berat badan Anda. Di bawah ini, merupakan pedoman bagi yang ingin melakukan program penurunan berat badan yang sehat. Oke, selamat membaca dan mencoba!


  1. Diet
·        Makan teratur (2 atau 3 kali sehari) dengan gizi seimbang. Maksudnya terdiri dari sumber karbohidrat seperti nasi, roti, dll, lemak, protein hewani dan nabati, dan sumber vitamin dan mineral yaitu sayur dan buah.
·        Kurangi jumlah makanan terutama sumber  karbohidrat.
·        Kurangi makanan yang berminyak, berlemak atau bersantan karena memberikan energi yang tinggi.
·        Kurangi konsumsi gula dan makanan yang manis, karena makanan tersebut juga menghasilkan energi yang tinggi.
·        Makan banyak sayuran dan buah-buahan karena makan tersebut banyak mengandung serat.
·        Hindari minuman beralkohol karena merupakan sumber kalori dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

  1. Olah raga dan kegiatan fisik
·        Olahraga secara teratur selama ½ - 1 jam minimal 3 kali seminggu.
·        Pilihlah olah raga yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan.
·        Tingkatkan kegiatan fisik sesuai yang dilakukan sehari-hari.

Baca juga :
Idealkah Berat Badan Anda IMT sebagai Alat Pengukur Berat Badan 
Cara Menurunkan Berat Badan yang Tidak Dianjurkan